Bontang – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Bontang. Melalui program pelatihan dan sertifikasi kompetensi tenaga ahli konstruksi, perusahaan berupaya mencetak tenaga kerja lokal yang lebih profesional dan mampu bersaing di tengah meningkatnya kebutuhan sektor pembangunan.
Program tersebut mencakup Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja Ahli Muda Teknik Bangunan Gedung Jenjang 7 serta Ahli Muda Bidang Keahlian Teknik Mekanikal Jenjang 7. Kegiatan hasil kolaborasi Pupuk Kaltim bersama Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) itu diikuti oleh 20 peserta.
Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim, Qomaruzzaman, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas SDM. Menurutnya, tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan sertifikasi akan memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di dunia kerja.
“Sektor konstruksi saat ini membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga memiliki pengakuan kompetensi melalui sertifikasi sesuai standar yang berlaku,” ujarnya saat membuka kegiatan di Hotel Bintang Sintuk, Bontang, Rabu (17/6/2026).
Ia menjelaskan, sertifikasi menjadi bukti kompetensi profesional yang mampu meningkatkan kepercayaan pengguna jasa sekaligus membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk terlibat dalam berbagai proyek pembangunan.
Qomaruzzaman menilai kebutuhan tenaga ahli akan terus meningkat seiring berkembangnya investasi di Kalimantan Timur. Karena itu, Pupuk Kaltim ingin memastikan masyarakat Bontang memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Kami ingin masyarakat Bontang memiliki kesempatan lebih besar untuk mengambil peran dalam pembangunan sekaligus meningkatkan daya saing di dunia kerja,” katanya.
Menurutnya, pengembangan SDM akan terus menjadi salah satu fokus program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Pupuk Kaltim berkomitmen menghadirkan berbagai program pemberdayaan, pelatihan, dan peningkatan kompetensi sebagai upaya menciptakan masyarakat yang mandiri, profesional, dan berdaya saing.
“Pupuk Kaltim akan terus tumbuh bersama masyarakat melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata dan nilai tambah bagi daerah,” tambahnya.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mengapresiasi sinergi yang dibangun Pupuk Kaltim bersama pemerintah dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menjadi pelaku utama dalam pembangunan daerah.
Sementara itu, Kepala Seksi Pemberdayaan dan Informasi Bina Konstruksi Dinas PUPR dan PERA Provinsi Kalimantan Timur, Marini, menyebut dukungan Pupuk Kaltim sejalan dengan upaya pemerintah provinsi memperluas akses masyarakat terhadap sertifikasi kompetensi di sektor konstruksi.
Menurutnya, tenaga ahli yang mengantongi sertifikat kompetensi memiliki tingkat profesionalisme dan kepercayaan yang lebih tinggi. Karena itu, peningkatan jumlah tenaga kerja tersertifikasi menjadi salah satu agenda penting dalam mendukung pembangunan di Kalimantan Timur.
Melalui kolaborasi ini, Pupuk Kaltim berharap semakin banyak tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi sesuai standar nasional, sehingga mampu berkontribusi dalam berbagai proyek pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah. (Adv)













