AdvertorialBontang

35 Tahun PTM Pupuk Kaltim Cetak Atlet Berprestasi, Konsisten Jaga Tradisi Juara hingga Level Nasional

×

35 Tahun PTM Pupuk Kaltim Cetak Atlet Berprestasi, Konsisten Jaga Tradisi Juara hingga Level Nasional

Sebarkan artikel ini

Bontang – Suara pantulan bola yang beradu dengan bet terdengar bersahutan dari dalam GOR PC VI PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim). Di antara deretan meja yang tersusun rapi, para atlet muda berlatih dengan penuh fokus. Keringat yang membasahi wajah mereka menjadi saksi proses panjang dalam mengasah kemampuan demi meraih prestasi.

Di tempat inilah Persatuan Tenis Meja (PTM) Pupuk Kaltim melanjutkan estafet pembinaan atlet yang telah berlangsung selama 35 tahun. Sejak berdiri pada 1990, klub ini menjadi salah satu pilar pembinaan tenis meja di lingkungan perusahaan maupun Kota Bontang, sekaligus melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.

Berangkat dari filosofi Mens Sana in Corpore Sano—di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat—Pupuk Kaltim memandang olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Melalui PTM Pupuk Kaltim, perusahaan menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, menanamkan sportivitas, serta membangun karakter yang tangguh dan pantang menyerah.

Selama lebih dari tiga dekade, PTM Pupuk Kaltim telah menjadi rumah bagi puluhan atlet berbakat yang mengharumkan nama Bontang, Kalimantan Timur, hingga Indonesia. Beragam prestasi yang diraih menjadi bukti konsistensi pembinaan yang mampu melahirkan atlet dengan daya saing tinggi.

Ketua PTM Pupuk Kaltim, Rifki Adi Nugroho, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil komitmen jangka panjang dalam membangun ekosistem pembinaan tenis meja yang berkelanjutan.

“PTM Pupuk Kaltim bukan hanya tempat berlatih, tetapi juga wadah pembentukan karakter. Kami ingin mencetak atlet yang tidak hanya berprestasi di arena pertandingan, tetapi juga memiliki disiplin, integritas, dan semangat juang yang tinggi. Nilai-nilai itulah yang terus kami tanamkan dalam setiap proses pembinaan,” ujar Rifki.

Menurut dia, keberhasilan PTM Pupuk Kaltim tidak lepas dari dukungan penuh Direksi dan Manajemen Pupuk Kaltim yang secara konsisten memberikan perhatian terhadap pengembangan olahraga. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan fasilitas latihan, program pembinaan berkelanjutan, serta pendampingan pelatih berpengalaman.

Saat ini PTM Pupuk Kaltim membina atlet putra dan putri yang aktif mengikuti berbagai kejuaraan tingkat daerah maupun nasional. Program pembinaan dilakukan secara terstruktur, mulai dari peningkatan teknik, strategi bertanding, kondisi fisik, hingga penguatan mental.

Fasilitas di Sport Center Pupuk Kaltim pun menjadi ruang bagi para atlet muda untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus mengejar mimpi menjadi atlet profesional.

“Kami terus mendorong lahirnya bibit-bibit atlet profesional melalui sistem pembinaan yang berkesinambungan,” kata Rifki.

Jejak Prestasi

Perjalanan panjang PTM Pupuk Kaltim diwarnai berbagai pencapaian membanggakan. Salah satu momen bersejarah adalah keberhasilan atlet binaannya mewakili Indonesia pada ASEAN Youth Games di Thailand pada 2005. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa atlet binaan dari Bontang mampu bersaing di level internasional.

PTM Pupuk Kaltim juga berkontribusi dalam pengembangan tenis meja nasional melalui penyelenggaraan berbagai kompetisi bergengsi. Klub ini pernah dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Tenis Meja Antar Club Silatama dan Silataruna tingkat nasional yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah.

Selain itu, selama 17 tahun terakhir, atlet dan pelatih PTM Pupuk Kaltim secara konsisten terlibat dalam ajang Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) maupun Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Konsistensi tersebut menunjukkan sistem pembinaan yang kami jalankan mampu menghasilkan atlet yang tetap kompetitif di level tertinggi,” tutur Rifki.

Terus Berbenah dan Regenerasi Atlet

Menurut Rifki, berbagai prestasi tersebut bukanlah tujuan akhir. Tantangan pembinaan olahraga ke depan semakin besar sehingga diperlukan inovasi serta peningkatan kualitas program secara berkelanjutan.

“Prestasi yang telah diraih menjadi motivasi bagi PTM Pupuk Kaltim untuk terus berkembang. Kami ingin memastikan tradisi juara yang telah dibangun selama puluhan tahun dapat terus berlanjut,” ungkapnya.

Komitmen tersebut tercermin dari berbagai prestasi dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, PTM Pupuk Kaltim meraih predikat Juara Umum Piala Direksi Series 1 Pupuk Kaltim se-Kalimantan Timur.

Pada 2024, klub kembali mencatatkan prestasi sebagai Juara Umum Wali Kota Cup Bontang, Juara Umum Pupuk Kaltim Open Series 2, Juara II Liga Antar Club Nasional, serta meraih berbagai gelar pada kategori kelompok umur di tingkat regional maupun nasional.

Prestasi berlanjut pada 2025 melalui gelar Juara Umum Kejuaraan Provinsi kategori kelompok umur. Di tingkat nasional, PTM Pupuk Kaltim meraih peringkat kedua beregu putri U-19 dan peringkat keempat beregu putri U-15 pada Liga Sukun Youth Series Nasional 2025.

Empat atlet binaan juga dipanggil mengikuti Turnamen Piala Menpora sebagai bagian dari seleksi Tim Nasional menuju SEA Games, yang semakin menegaskan kualitas sistem pembinaan PTM Pupuk Kaltim.

“Pada 2026 kami terus mempersiapkan atlet menghadapi berbagai kejuaraan untuk memperkuat posisi PTM Pupuk Kaltim sebagai salah satu klub tenis meja unggulan yang konsisten mencetak prestasi di berbagai level kompetisi,” lanjut Rifki.

Pembinaan Inklusif

Selain membina atlet pelajar dan masyarakat umum, PTM Pupuk Kaltim juga mengembangkan pembinaan olahraga yang inklusif melalui kerja sama dengan NPCI Kota Bontang.

Program tersebut telah melahirkan sejumlah atlet disabilitas berprestasi dan membuktikan bahwa dengan pembinaan, fasilitas, serta pendampingan yang tepat, penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi.

“Program ini merupakan wujud komitmen PTM Pupuk Kaltim dalam mendukung kesetaraan di bidang olahraga. Kami ingin memberi kesempatan yang sama bagi atlet disabilitas untuk berkembang dan mengharumkan nama Kota Bontang melalui tenis meja,” ujar Rifki.

Lebih dari sekadar mengejar medali, PTM Pupuk Kaltim telah menjadi bagian penting dalam perkembangan olahraga Kota Bontang. Klub ini menjadi ruang bagi generasi