AdvertorialSamarinda

DPRD Samarinda Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Atasi Kekurangan Sekolah

×

DPRD Samarinda Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Atasi Kekurangan Sekolah

Sebarkan artikel ini
Abdul Rohim Anggota DPRD Samarinda.

SAMARINDA — Ketersediaan fasilitas pendidikan yang mampu mengakomodasi seluruh peserta didik menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda. Pemerintah Kota Samarinda didorong untuk memperkuat perencanaan sektor pendidikan guna mengantisipasi persoalan keterbatasan daya tampung sekolah negeri yang masih terjadi setiap tahun.

Anggota DPRD Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan kebutuhan ruang belajar dan sekolah baru harus dihitung secara matang berdasarkan jumlah lulusan pada setiap jenjang pendidikan. Menurutnya, perencanaan yang tepat hanya dapat dilakukan apabila pemerintah memiliki data pendidikan yang valid dan terbarui.

“Pemerintah harus memiliki gambaran yang jelas mengenai jumlah lulusan setiap tahun. Dari situ bisa diketahui berapa ruang kelas tambahan atau bahkan sekolah baru yang perlu disiapkan,” kata Rohim, Sabtu (30/5/2026).

Ia menilai pendekatan berbasis data akan membantu pemerintah menghindari ketimpangan antara jumlah siswa yang mendaftar dengan kapasitas sekolah yang tersedia, khususnya pada jenjang SMP negeri.

Menurut Rohim, akses terhadap pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang harus dijamin oleh pemerintah. Karena itu, ia berharap persoalan kekurangan kursi sekolah tidak lagi menjadi keluhan yang terus berulang saat proses penerimaan murid baru berlangsung.

Tak hanya menyoroti sarana pendidikan, Rohim juga meminta pemerintah memperluas cakupan bantuan pendidikan bagi masyarakat. Ia menilai dukungan tersebut perlu diberikan secara berkesinambungan hingga ke jenjang pendidikan tinggi.

“Kesempatan melanjutkan pendidikan jangan hanya berhenti di tingkat sekolah. Anak-anak Samarinda harus mendapat peluang yang lebih besar untuk menempuh pendidikan sampai perguruan tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mendorong hadirnya program beasiswa untuk jenjang magister dan doktoral yang dapat diakses putra-putri daerah, termasuk tenaga pengajar dan dosen yang ingin meningkatkan kompetensi akademiknya.

“Kalau kita ingin memiliki SDM yang unggul di masa depan, maka investasi terbesar yang harus dilakukan adalah pada sektor pendidikan. Hasilnya mungkin tidak langsung terlihat, tetapi dampaknya sangat besar bagi kemajuan daerah,” tegasnya.

Menurut Rohim, penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan akan menjadi modal penting bagi Samarinda dalam menghadapi tantangan pembangunan dan meningkatkan daya saing daerah pada masa mendatang. (Adv)

Tinggalkan Balasan