BONTANG – Suasana hangat dan penuh keceriaan memenuhi Gedung Kopkar Pupuk Kaltim saat 100 karyawan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) turun langsung mendampingi puluhan anak penyandang disabilitas dalam kegiatan Employee Volunteering Initiation (Evolution) bertajuk Sehari Bersama Teman Hebat untuk Penguatan dan Dukungan Inklusif (SAHABAT PEDULI).
Sebanyak 50 anak disabilitas dari empat Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Bontang terlibat dalam berbagai aktivitas interaktif yang dirancang untuk membangun rasa percaya diri sekaligus memperluas ruang sosial yang inklusif bagi mereka.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa dukungan terhadap penyandang disabilitas tidak hanya diwujudkan melalui bantuan fasilitas, tetapi juga melalui kehadiran dan interaksi langsung yang memberikan pengalaman sosial bermakna.
Vice President Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Kaltim, Rezha Abdillah, mengatakan keterlibatan relawan dari kalangan karyawan merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat pendidikan inklusi dan menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi seluruh anak.
Menurut dia, pendidikan inklusi tidak sebatas memberikan akses belajar yang setara, tetapi juga memastikan anak-anak penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berinteraksi dan berkembang di tengah masyarakat.
“Perhatian terhadap pendidikan inklusi menjadi bagian penting dari komitmen sosial Pupuk Kaltim dalam menciptakan lingkungan yang lebih ramah dan setara bagi anak,” ujar Rezha.
Dalam kegiatan tersebut, para relawan mendampingi anak-anak mengikuti permainan kelompok, aktivitas kreatif mewarnai, hingga Deklarasi Inklusi Disabilitas yang menjadi simbol dukungan terhadap kesetaraan dan penerimaan sosial.
Rezha menjelaskan, interaksi langsung antara relawan dan peserta menjadi sarana untuk membangun empati sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menghargai keberagaman.
“Pupuk Kaltim memandang pendidikan inklusi tidak hanya bicara soal fasilitas belajar, tetapi juga bagaimana menciptakan lingkungan sosial yang menerima, menghargai, dan mendukung anak untuk berkembang bersama,” katanya.
Tak hanya menghadirkan program pendampingan, Pupuk Kaltim juga menyerahkan bantuan peralatan multimedia kepada SLB di Kota Bontang guna mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif dan adaptif sesuai kebutuhan siswa.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk mengembangkan potensi mereka.
“Lewat bantuan ini, sekolah dapat menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif bagi anak, sekaligus makin memperkuat pendidikan inklusi di Kota Bontang,” tambah Rezha.
Apresiasi terhadap program tersebut datang dari Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Kota Bontang, Marwati. Ia menilai keterlibatan relawan perusahaan memberikan dampak positif terhadap perkembangan sosial anak-anak disabilitas.
Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan agar penyandang disabilitas memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial.
“Kami mengapresiasi kepedulian Pupuk Kaltim menghadirkan ruang interaksi sosial yang sangat berarti bagi anak disabilitas. Pendidikan inklusi harus dibangun bersama agar lingkungan yang ramah disabilitas semakin kuat,” ungkap Marwati.
Ia menambahkan, perhatian yang diberikan masyarakat dapat membantu anak-anak penyandang disabilitas tumbuh lebih percaya diri dan merasa diterima di lingkungan sekitarnya.
“Anak-anak ini butuh ruang untuk tumbuh percaya diri dan merasa diterima. Saat banyak pihak terlibat dan menunjukkan perhatian, dampaknya sangat positif bagi perkembangan sosial mereka,” pungkasnya. (Adv)













