Tenggarong – Menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran, Polres Kutai Kartanegara (Kukar) resmi menggelar Operasi Ketupat 2025 guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar. Apel gelar pasukan yang berlangsung pada Kamis (20/3/2025) ini menegaskan kesiapan aparat dalam menjaga ketertiban selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.
Apel dipimpin langsung oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah, bersama Kapolres Kukar, AKBP Dody Surya Putra, serta Dandim 0906/Kukar, Letkol Czi Damai Setiawan. Sebanyak 150 personel dari berbagai instansi, termasuk TNI, Polri, Satpol PP, Damkarmatan, Dinas Perhubungan, PMI, serta lembaga terkait lainnya, telah dikerahkan untuk menjaga stabilitas keamanan di jalur mudik.
Fokus Pengamanan di Titik Rawan
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Edi Damansyah menyampaikan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya kesiapan semua pihak dalam menghadapi lonjakan jumlah pemudik. Diperkirakan, sekitar 146,48 juta orang akan melakukan perjalanan selama libur Lebaran tahun ini, sehingga pengamanan di jalur utama serta fasilitas publik menjadi perhatian utama.
Operasi Ketupat 2025 akan berlangsung dari 23 Maret hingga 8 April 2025 untuk wilayah prioritas, sementara wilayah lainnya memulai operasi pada 26 Maret. Sebanyak 164.298 personel gabungan telah ditempatkan di 2.835 pos, termasuk pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu. Selain itu, pengamanan difokuskan pada 126.736 objek vital, seperti masjid, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun, dan bandara.
Strategi Pengamanan dan Pengaturan Arus Lalu Lintas
Kapolri juga menekankan pentingnya strategi pengendalian lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan di jalur mudik. Berbagai skema seperti rekayasa lalu lintas, sistem ganjil-genap, one way system, hingga contra flow akan diterapkan di sejumlah titik rawan kemacetan.
Selain pengamanan lalu lintas, Operasi Ketupat 2025 juga akan memastikan stabilitas harga bahan pokok dan ketersediaan BBM. Petugas di lapangan akan memantau distribusi barang kebutuhan pokok serta menindak tegas segala bentuk pelanggaran, termasuk aksi penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.
Bupati Kukar menegaskan bahwa operasi ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, Polri, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya guna menciptakan mudik yang aman dan nyaman. Dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”, diharapkan seluruh petugas menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.
Pengecekan Pos Terpadu untuk Pastikan Kesiapan
Setelah apel, jajaran pimpinan daerah melakukan inspeksi ke Pos Terpadu Operasi Ketupat 2025 yang berada di Titik Nol depan Museum Mulawarman. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan petugas dan sarana pendukung dalam memberikan pelayanan maksimal kepada pemudik.
Dengan kesiapan maksimal dari seluruh personel dan instansi terkait, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan terkendali.












