BontangKaltim

50 MUA Bontang Ikuti Pelatihan, Pupuk Kaltim Dorong Jasa Tata Rias Makin Profesional

×

50 MUA Bontang Ikuti Pelatihan, Pupuk Kaltim Dorong Jasa Tata Rias Makin Profesional

Sebarkan artikel ini

BONTANG – Bisnis jasa tata rias di Kota Bontang memiliki peluang yang terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan makeup artist (MUA). Melihat potensi tersebut, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) memberikan pelatihan kepada 50 MUA lokal untuk memperkuat keterampilan sekaligus meningkatkan daya saing usaha.

Pelatihan berlangsung selama dua hari, 15–16 September 2026, di Hotel Grand Equator Bontang. Para peserta mendapat pembekalan langsung dari Vivin Anisa Fauziah dari Chammy Makeup yang dihadirkan sebagai instruktur profesional.

VP Komunikasi Korporat Pupuk Kaltim, Dwi Agung Wibowo, mengatakan penguatan kompetensi menjadi salah satu upaya untuk mendorong masyarakat mengembangkan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi dan dapat menjadi sumber penghasilan.

Menurutnya, kebutuhan terhadap jasa MUA semakin beragam. Layanan tata rias tidak hanya dibutuhkan untuk acara pernikahan, tetapi juga wisuda, kegiatan formal, pemotretan, pertunjukan, hingga berbagai agenda sosial dan profesional.

“Melalui kegiatan ini, Pupuk Kaltim mendorong penata rias untuk terus meningkatkan kreativitas, agar mampu memberi layanan yang semakin profesional dan memiliki daya saing di bidang jasa tata rias yang terus berkembang,” ujar Agung saat membuka pelatihan, Selasa (15/9/2026).

Agung menjelaskan, menjadi MUA profesional tidak cukup hanya dengan menguasai teknik dasar tata rias. Seorang penata rias juga perlu memahami perkembangan tren, mengenali karakter dan kebutuhan pelanggan, memilih produk yang tepat, serta mampu menyesuaikan hasil riasan dengan konsep maupun karakter setiap klien.

Penguasaan berbagai aspek tersebut dinilai penting untuk membangun kepercayaan pelanggan sekaligus memperkuat keberlangsungan usaha. Karena itu, Agung berharap peserta dapat memanfaatkan pelatihan untuk memperkaya portofolio, memperluas jaringan dan mengembangkan layanan secara berkelanjutan.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang, Asdar Ibrahim. Ia menilai profesi MUA memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha mandiri sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru.

“Pelatihan makeup artist ini memiliki potensi, karena jasa tata rias merupakan salah satu bidang yang dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri,” kata Asdar.

Bagi peserta, pelatihan tersebut menjadi kesempatan untuk mengasah kembali kemampuan sekaligus mengikuti perkembangan industri kecantikan yang terus berubah.

Salah seorang peserta, Sarina Dela, mengatakan materi yang diberikan menjadi bekal bagi para MUA lokal untuk meningkatkan kualitas layanan dan memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pelanggan.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas jasa dengan lebih profesional. Tentu kami juga harus terus belajar agar pelanggan semakin puas dengan layanan jasa kami,” ujarnya.

Sarina berharap program peningkatan kapasitas bagi MUA lokal dapat terus dilakukan, khususnya dengan menghadirkan materi yang mengikuti perkembangan tren kecantikan dan kebutuhan pasar.

Dengan kompetensi yang semakin kuat, para MUA peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan, memperluas jangkauan pasar, serta mengembangkan jasa tata rias sebagai usaha yang mampu memberikan pendapatan secara berkelanjutan.