AdvertorialDiskominfo KukarKukar

Sekda Kukar Tutup Pelatihan Penyusunan RPJMDes di Muara Badak, Fokus Pada Pembangunan Terpadu

×

Sekda Kukar Tutup Pelatihan Penyusunan RPJMDes di Muara Badak, Fokus Pada Pembangunan Terpadu

Sebarkan artikel ini
Sekda Kukar Tutup Pelatihan Penyusunan RPJMDes di Muara Badak, Fokus Pada Pembangunan Terpadu
Sekda Kukar Tutup Pelatihan Penyusunan RPJMDes di Muara Badak, Fokus Pada Pembangunan Terpadu

MUARA BADAK — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat upaya pembangunan desa melalui peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa. Salah satu langkah tersebut terwujud dalam pelatihan Penyusunan RPJMDes di Muara Badak yang baru saja ditutup oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Drs. H. Sunggono.

Kegiatan yang diadakan di Kecamatan Muara Badak ini bertujuan untuk membekali perangkat desa dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) yang terintegrasi dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Sekda Kukar dalam sambutannya menegaskan pentingnya RPJMDes sebagai acuan dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan di tingkat desa. Ia menyebut, pelatihan ini menjadi sangat relevan dalam mendukung visi besar Kabupaten Kukar untuk menciptakan pembangunan yang lebih merata dan terarah.

“RPJMDes harus menjadi dasar dalam setiap kegiatan pembangunan desa. Tidak hanya itu, penyusunannya harus mengedepankan prinsip keterpaduan dan partisipasi aktif masyarakat agar hasilnya dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan desa,” ujar Sunggono di hadapan peserta pelatihan.

Pelatihan Penyusunan RPJMDes di Muara Badak ini diikuti oleh kepala desa, sekretaris desa, serta perwakilan aparatur desa lainnya yang berasal dari berbagai kecamatan di Kukar. Dalam pelatihan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah teknis penyusunan RPJMDes, serta pentingnya menyelaraskan program pembangunan desa dengan visi dan misi pemerintah daerah.

Sunggono juga menambahkan bahwa keberhasilan suatu desa dalam mencapai pembangunan yang maksimal sangat bergantung pada sejauh mana proses perencanaan yang dilakukan mampu mengidentifikasi masalah-masalah lokal dan merumuskan solusi yang efektif.

“Setiap desa memiliki potensi yang berbeda, dan RPJMDes harus mampu mengakomodasi potensi tersebut dengan strategi yang tepat. Dengan pelatihan ini, kami harap para peserta bisa mengembangkan kemampuan mereka dalam merencanakan pembangunan yang lebih berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” kata Sunggono.

Para peserta pelatihan tampak antusias mengikuti berbagai sesi materi yang disampaikan oleh narasumber yang berkompeten dalam bidang perencanaan pembangunan. Di antaranya, topik tentang teknik analisis situasi desa, identifikasi prioritas pembangunan, dan penganggaran yang efisien dan transparan.

Dalam penutupan acara, Sekda Kukar menegaskan bahwa penting bagi desa untuk menerapkan konsep pembangunan terpadu dalam setiap perencanaan, yang melibatkan semua pihak terkait, baik itu masyarakat, pemerintah daerah, maupun sektor swasta.

“Pembangunan terpadu adalah kunci untuk menciptakan desa yang sejahtera dan mandiri. Kami akan terus mendukung proses ini melalui pelatihan-pelatihan lanjutan serta pendampingan kepada setiap desa di Kukar,” tandas Sunggono.

Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan para aparatur desa di Muara Badak dapat segera memulai proses penyusunan RPJMDes yang berkualitas, serta menyukseskan pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan di wilayah mereka.