Penulis : Enes Oktaviani Awan (Mahasiswa FISIP UNMUL )
Opini-Internet desa gratis menjadi salah satu proyek strategis yang direalisasikan sebagai upaya untuk pemerataan akses digital masyarakat terutama pada layanan publik tingkat desa. Di era digitalisasi saat ini masih ada beberapa desa di Kaltim yang belum memperoleh akses internet, sehingga program ini hadir sebagai upaya pemerataan akses digitalisasi tiap desa di Kaltim.
Akses internet memberikan banyak dampak positif bagi masyrakat di era moderen saat ini pada pemerintahan desa akses internet dapat mempermudah aparatur desa dalampenerapan e-governmrnt dengan memberikan informasi, efisiensi pelayanan publik, membangun inovasi,meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Pemerintahan yang berbasis teknologi digital dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan kontrol dan pengawasanterhadap kinerja pemerintah.
Program internet gratis memakan anggarn yang cukup besar dan harus konsisten, sementara itu program ini dihadapkan dengan berbagai hambatan dari segi efisiensi anggran, letak geografi setiap desa, keterbatasan sumber daya manusia, hingga ketepatan kebermanfaatan wifi di desa. Program internet desa gratis ini cukup baik sebagai langkah besar menuju pemerintahan digital namun dibutuhkan pengawasan dan evaluasi berkala untuk memastikan program ini efektif.
Program ini bisa dikatakan sebagai solusi penerapan e-government tingkat desa apabila desa mampu memanfaatkan internet yang di beri untuk melaksanakan digitalisasi pemerintahan desa dengan memberikan layanan berbasis digital, keterbukaan informasi, transparan, hingga setidaknya memiliki website dan profil desa yang lengkap memuat datakependudukan dan laporan transparansi penggunaan anggaran.
Program ini harus berorientasi keberlanjutan, jika desa sudah terbukti menerapkan pemerintahan yang berbasis digitalmaka program ini benar sebagai solusi e-governmrnt. Namun apabila desa tidak mampu menerapkan digitalisasi pemerintahan dikarenakan masalah jaringan internet yang tidak mendukung atau rusak dan fungsinya tidak berkeberlanjutan sampai desa benar – benar menerapkan e-government maka program ini dinilai semata – mata sekadar realisasi janji politik.
Diharapkan kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, kiranya program ini akan dilaksanakan berkelanjutan dan diawasi agar hadirnya program ini bisa tepat sasaran tidak sia – sia dan memberikan hasil sesuai dengan apa yang diharapkan. Kepada pemerintah desa diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan ini sebagai bentuk perbaikan sistem pemerintahan desa agar jauh lebih baik. Kepada masyarakat Kaltim diharapkan mampu mengawasi dan mengkawal program ini sampai bisa memberikan hasil nyata yang bermanfaat bagi kita semua.












