AdvertorialDiskominfo KukarKukar

PKK Luncurkan Tiga Dokumen Strategis untuk 2025–2029 di Rakernas Samarinda

×

PKK Luncurkan Tiga Dokumen Strategis untuk 2025–2029 di Rakernas Samarinda

Sebarkan artikel ini
PKK Luncurkan Tiga Dokumen Strategis untuk 2025–2029 di Rakernas Samarinda
PKK Luncurkan Tiga Dokumen Strategis untuk 2025–2029 di Rakernas Samarinda

Samarinda – Semangat kolaborasi dan visi besar mewarnai Sidang Pleno Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK yang berlangsung di Plenary Hall Sempaja, Samarinda, pada Selasa (7/8). Rakernas Samarinda kali ini menandai langkah besar Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam menentukan arah kebijakan lima tahun ke depan dengan meluncurkan tiga dokumen strategis penting untuk periode 2025–2029.

Acara tersebut resmi dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, yang hadir bersama Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Suswati Tito Karnavian, Ketua TP PKK Kalimantan Timur Sarifah Suraidah Harum, serta Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud. Dalam sambutannya, Tri Suswati menyampaikan bahwa Rakernas Samarinda menjadi momen krusial dalam memperkuat peran PKK secara nasional.

“Rakernas kali ini menghasilkan tiga dokumen kunci, yakni Rencana Induk Gerakan PKK, Strategi Gerakan PKK, dan Petunjuk Teknis Tata Kelola Lembaga PKK. Ketiganya menjadi pondasi dalam mengarahkan gerakan kami secara lebih sistematis dan berdampak,” ujar Tri Suswati di hadapan lebih dari 1.800 peserta dari seluruh Indonesia.

Dengan mengusung tema PKK Bergerak Bersama, Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas, pertemuan nasional ini menyelaraskan strategi PKK dengan visi-misi Presiden serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Melalui rangkaian sidang pleno, diskusi panel, serta presentasi dari pejabat tinggi, seperti Menteri Koperasi dan Kepala Badan Gizi Nasional, para peserta merumuskan arah gerak PKK ke depan.

Selama beberapa bulan sebelumnya, sejak Mei 2025, tim gabungan dari PKK dan Kementerian Dalam Negeri telah bekerja intensif menyusun ketiga dokumen tersebut. Proses ini melibatkan dialog lintas sektor dan konsultasi menyeluruh, sehingga hasilnya dapat diimplementasikan secara merata dari pusat hingga daerah.

Menurut Wakil Ketua TP PKK Kutai Kartanegara, Hj Fety Puja Amelia Rendi Solihin, kehadirannya di Rakernas Samarinda menjadi bentuk komitmen daerah dalam menyambut arah baru gerakan PKK nasional. “Kami siap menjalankan strategi ini di daerah, karena sudah saatnya program-program PKK lebih terarah dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya usai menghadiri pleno.

Tak hanya itu, Rakernas juga memperkuat sinergi antara TP PKK dan pemerintah, baik pusat maupun daerah. Ribuan peserta dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota turut berpartisipasi aktif, termasuk perwakilan dari dinas pemberdayaan masyarakat dan desa.

Kini, dengan selesainya Rakernas Samarinda, PKK bersiap memasuki fase implementasi. Strategi nasional ini diharapkan mampu menjadi alat efektif dalam memperkuat pemberdayaan keluarga serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Rakernas Samarinda bukan hanya ajang pertemuan tahunan, tetapi menjadi tonggak baru dalam memperkuat posisi PKK sebagai mitra strategis pembangunan nasional. Seluruh elemen yang hadir sepakat bahwa sinergi dan arah kebijakan yang jelas akan menjadi kunci untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.