TENGGARONG – Komitmen untuk memperkuat pelayanan publik dan pengawasan keimigrasian di wilayah Kutai Kartanegara kembali ditegaskan melalui pertemuan strategis antara Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) dan Kantor Imigrasi Samarinda, Rabu (21/5). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar dan menjadi panggung awal bagi penguatan kerja sama lintas sektoral di bidang keimigrasian.
Pertemuan ini tidak hanya bersifat formalitas, melainkan sarat dengan diskusi interaktif. Kepala Kantor Imigrasi Samarinda, Yudistira Yudha Permana, yang baru saja menjabat kurang dari dua bulan, hadir langsung bersama timnya dan disambut oleh Staf Ahli Bupati Bidang Administrasi Umum, Heldiansyah, bersama sejumlah pejabat strategis Pemkab Kukar.
“Kolaborasi antara daerah dan institusi vertikal seperti imigrasi sangat penting untuk menciptakan sistem pelayanan yang responsif dan terpadu,” ujar Heldiansyah. Ia juga menyinggung potensi dan tantangan wilayah Kukar dalam menghadapi dinamika mobilitas orang asing, serta menegaskan kesiapan daerah untuk memperluas kerja sama.
Yudistira menyampaikan bahwa sebagai putra daerah kelahiran Samarinda, ia merasa memiliki tanggung jawab lebih untuk membangun koneksi yang kuat dengan para pemangku kebijakan di Kalimantan Timur, termasuk Pemkab Kukar. Menurutnya, Kantor Imigrasi Samarinda memiliki peran krusial dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya dalam mengawasi keluar-masuknya orang asing di wilayah Kukar yang memiliki banyak potensi investasi dan proyek strategis.
“Langkah nyata yang sudah kami lakukan adalah membuka layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kukar. Layanan ini kami buka setiap Rabu, dan respon masyarakat sangat luar biasa,” ungkap Yudistira. Ia juga menginformasikan bahwa antusiasme masyarakat yang tinggi membuat pihaknya berencana menambah hari operasional dan menyediakan perangkat cetak paspor langsung di MPP.
Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak juga membahas pentingnya keterlibatan instansi lain seperti Dinas Kependudukan, Dinas Penanaman Modal, dan Kesbangpol dalam mendukung tugas keimigrasian. Koordinasi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar setiap aspek pengawasan berjalan sinergis, mulai dari administrasi hingga intelijen.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Perlu keterlibatan aktif dari Pemkab Kukar agar proses pengawasan dan pelayanan imigrasi bisa lebih efektif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” tambah Yudistira.
Pertemuan ini sekaligus menjadi sinyal positif bagi penguatan sinergi antara daerah dan pusat dalam menjaga kedaulatan negara. Kantor Imigrasi Samarinda siap bersinergi dengan Pemkab Kukar dalam membangun sistem pengawasan dan layanan keimigrasian yang modern, adaptif, dan inklusif.












