Tenggarong — Kompetisi sepak bola usia 20 tahun antar kecamatan di Kutai Kartanegara (Kukar) telah resmi ditutup setelah berlangsung sengit selama beberapa pekan. Dalam partai puncak yang digelar di Stadion Rondong Demang Tenggarong, tim dari Kecamatan Tenggarong berhasil menaklukkan Muara Badak dengan skor 2-0 dan keluar sebagai juara.
Penutupan kompetisi sepak bola ini dilakukan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kukar, H. Aji Ali Husni, yang didampingi Ketua Asosiasi Sepakbola Kabupaten (Askab) Kukar, M. Tauhied Afriliannoor. Ali Husni menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan bagian penting dari proses pembinaan atlet muda di Kukar.
“Kompetisi sepak bola usia 20 tahun ini sangat penting untuk membangun fondasi pemain yang kelak akan mengharumkan nama Kukar di tingkat profesional,” ujarnya. Ia menekankan bahwa ajang ini tidak hanya sekadar pertandingan, melainkan juga kesempatan bagi para pemain muda untuk mengasah keterampilan dan mental bertanding.
Ali Husni juga menyoroti perlunya kolaborasi erat antara klub, akademi, dan asosiasi dalam mengembangkan talenta muda. Menurutnya, pembinaan harus didukung dengan program latihan yang terstruktur serta pemanfaatan teknologi terbaru agar para pemain dapat berkembang maksimal.
“Sinergi dan inovasi dalam pembinaan akan mempercepat kemajuan kualitas pemain. Kompetisi ini menjadi batu loncatan penting dalam perjalanan mereka,” tambahnya.
Keberhasilan Tenggarong meraih juara dalam kompetisi sepak bola ini sekaligus menegaskan hasil dari kerja keras dan persiapan matang selama turnamen berlangsung. Selain itu, ajang ini menjadi langkah awal menuju persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 yang akan diadakan di Kabupaten Paser.
Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, dalam sambutannya yang dibacakan Ali Husni, mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi, mulai dari panitia, wasit, hingga masyarakat yang mendukung jalannya kompetisi dengan baik.
“Selamat kepada Tenggarong atas prestasi yang diraih. Bagi yang belum berhasil, jangan menyerah karena setiap kompetisi adalah proses belajar dan meningkatkan kualitas,” ungkap Ali Husni mewakili Bupati.
Pemerintah Kabupaten Kukar berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan olahraga, khususnya sepak bola, sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
“Melalui kegiatan positif seperti kompetisi sepak bola ini, kita bisa memotivasi generasi muda untuk terus berkembang dan berprestasi,” tutup Ali Husni dengan penuh semangat.













