Politik

Dua Hari FGD, PDI-P Kaltim Rumuskan Kompas Perjuangan Menuju Pemenangan 2029

×

Dua Hari FGD, PDI-P Kaltim Rumuskan Kompas Perjuangan Menuju Pemenangan 2029

Sebarkan artikel ini

SAMARINDA Setelah dua hari penuh diskusi dan perumusan berbagai program, Forum Group Discussion (FGD) yang digelar DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur resmi berakhir pada Selasa (11/11/2025). Kegiatan yang diikuti oleh 10 DPC PDI-P kabupaten/kota se-Kaltim ini mengusung tema “Membangun Strategi Kolektif Menuju Pemenangan PDI Perjuangan 2029” dan berlangsung di Sekretariat DPD PDI-P Kaltim.


Sekretaris DPD PDI-P Kaltim yang juga Wakil Ketua DPRD Kaltim,
Ananda Emira Moeis, menyampaikan bahwa kegiatan FGD tersebut menjadi momentum penting dalam mempersiapkan langkah partai menuju Konferda dan Konfercab PDI-P se-Kaltim.

“Selama dua hari ini kita merumuskan berbagai program untuk lima tahun ke depan sebagai bagian dari strategi pemenangan PDI Perjuangan di tahun 2029. Mulai dari sikap politik, penguatan organisasi, hingga kesiapan administrasi dan basis pergerakan partai,” ujar Ananda saat menutup kegiatan FGD, Selasa (11/11/2025).

Ananda menjelaskan bahwa hasil dari FGD akan menjadi rujukan dalam penyusunan arah kebijakan partai, khususnya dalam bidang pembangunan daerah dan ekonomi kerakyatan. Diskusi yang digelar juga menyinggung isu-isu strategis seperti pendidikan dan kesehatan, yang diharapkan menjadi fondasi program politik PDI-P ke depan.

“Apa yang kita rumuskan selama dua hari ini akan dituangkan dalam Konferda nanti sebagai kompas perjuangan bagi seluruh kader, baik di tingkat DPD maupun DPC se-Kaltim,” jelasnya.

Selain perumusan strategi baru, Ananda juga menegaskan bahwa DPD PDI-P Kaltim telah melakukan evaluasi mendalam terhadap hasil Pemilu 2024. Evaluasi tersebut mencakup pemetaan per daerah pemilihan (dapil), mulai dari kabupaten/kota, provinsi, hingga tingkat DPR RI.

Menurutnya, evaluasi ini penting untuk memahami dinamika suara partai—di mana terdapat wilayah yang mengalami peningkatan maupun penurunan suara.

“Kita telah mengkaji hasil Pemilu 2024, termasuk di mana PDI Perjuangan mengalami kenaikan dan penurunan suara. Itu menjadi dasar bagi kita untuk memperbaiki strategi pemenangan ke depan,” tutur Ananda.

Ia menambahkan, dengan kesiapan organisasi yang solid dan hasil evaluasi yang menyeluruh, PDI Perjuangan Kaltim optimistis dapat memperkuat konsolidasi kader hingga akar rumput.

“Partai yang ingin menang harus siap, baik secara administrasi maupun gerakan. Karena kemenangan tidak hanya soal elektoral, tapi juga tentang kesiapan seluruh struktur partai,” pungkasnya.

Melalui FGD ini, DPD PDI Perjuangan Kaltim berharap seluruh jajaran DPC di sepuluh kabupaten/kota dapat bergerak secara terpadu dan terarah menuju agenda besar 2029. Rumusan strategi yang lahir dari forum ini disebut sebagai “kompas perjuangan” bagi seluruh kader untuk memperkuat barisan dan merebut kembali kepercayaan rakyat di Bumi Etam. (Mujahid)